NU Care – LAZISNU merupakan rebranding dari Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) yang didirikan pada tahun 2004 sesuai dengan amanah Muktamar NU ke-31 yang digelar di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah. Sebagaimana cita-cita awal berdirinya, NU Care-LAZISNU berkhidmat untuk membantu umat. NU Care-LAZISNU berdiri sebagai lembaga nirlaba milik organisasi masyrakat Islam Nahdlatul Ulama (NU) yang senantiasa berkhidmat untuk membantu kesejahteraan umat serta mengangkat harkat sosial melalui pendayagunaan dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan dana-dana Corporate Social Responsibility (CSR).

NU Care-LAZISNU fokus pada 4 (empat) Pilar Program: Pendidikan, Kesehatan, Pengembangan Ekonomi, dan Kebencanaan. Pada kesempatan kali ini, NU Care-LAZISNU mengampanyekan “Program Bangun Pesantren Maju”, yakni program pendidikan yang berkomitmen untuk mendorong pembangunan pesantren tradisional bergaya modern. Program ini didedikasikan bagi pesantren-pesantren yang memiliki keterbatasan infrastruktur dan akses, agar tercipta pendidikan yang penuh percaya diri dan siap berkontribusi bagi kemajuan agama, bangsa dan negara.

Masterplane pesantren NU Care

Pada program bangun pesantren ini, dilakukan penambahan ruang asrama, kelas, perpustakaan, dan berbagai fasilitas lainnya. Penerima manfaat dari program ini adalah pesantren yang terpilih dan memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh NU Care.

Salah satu penerima manfaat program yang telah berjalan ini, yakni Ustadz Ahmad Taftazani, Pengasuh Ponpes Irhamna Bil Qur’an, Pandeglang, Banten. Beliau mengungkapkan program pembangunan pesantren NU Care merupakan aksi yang luar biasa.

“Kami sangat berterimakasih, karena program pembangunan pesantren ini sangat bermanfaat untuk membantu proses kegiatan belajar-mengajar di pesantren kami,” ungkap Ahmad saat ditemui relawan NU Care.

Sumber

2018-08-24T10:44:40+00:00